Seminar Penyelesaian Konflik Papua

Sejak Bulan Agustus, Papua tak hentinya dilanda konflik, Yang berawal dari Ujaran Rasisme serta aksi diskriminatif pengepungan mahasiswa Papua di Surabaya, Kericuhan pun semakin menyebar ke berbagai penjuru papua. Berbagai cara pun sudah di lakukan seperti awal bulan September lalu, Bapak Presiden Menugasi Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkantor di Papua tetapi itu semua tidak membuahkan hasil.


Pada Hari Senin 21 Oktober 2019, Universitas Satya Negara Indonesia khususnya Prodi Hubungan Internasional Mengadakan Seminar dengan Judul “Jalan Damai Penyelesaian Konflik di Papua: Mencari Solusi atas Permasalahan Papua di Tingkat Lokal, Nasional, dan Internasional”, Untuk mengetahui masalah apa yang sebenarnya terjadi di Papua & Mencari solusi yang terbaik untuk Papua.


Seminar ini dipandu oleh Efriza, S.IP., M.Si. (Pengamat Politik) & menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Dr. Adriana Elisabeth, M.Soc.Sc. (Peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI), Drs. Moksen Idris Sirfefa (Tenaga Ahli Kelembagaan Desk Papua Bappenas), Methodius Kossay, S.H., M.Hum. (Tokoh Pemuda Papua), & Pradono Budi Saputro, M.Si. (Ketua Prodi HI USNI). Seminar ini juga berlangsung dgn cukup lancar & sukses, di mana dihadiri lebih kurang 100 orang yang terdiri atas mahasiswa, dosen/akademisi, & media baik dari dlm USNI maupun dari luar USNI.


Diharapkan dengan diadakannya seminar ini dapat menjadikan rekomendasi atau landasan bagi pihak terkait dan merupakan bentuk sumbangsih Universitas Satya Negara Indonesia terhadap negara Indonesia, Mudah-mudahan Konflik ini cepat diselesaikan tanpa adanya korban jiwa serta berjalan dengan damai.